Profil

 

Prof. Dr. Djoko Saryono, M.Pd.

KETUA DEWAN PEMBINA

Djoko Saryono adalah seorang akademisi dan pakar pendidikan bahasa dan sastra yang menjabat sebagai Guru Besar di Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM). Hingga tahun 2026, ia tercatat menjabat sebagai Plt. Direktur UPT Pusat Studi Bahasa dan Budaya Indonesia (PSBBI) di Universitas Negeri Malang. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala UPT Perpustakaan UM periode 2014–2019.

Ia memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun dalam mengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Ia juga aktif mengajar mahasiswa internasional dan sempat dikirim ke Universitas Sousse, Tunisia, pada tahun 2019 untuk misi pendidikan bahasa. Ia aktif menulis buku dan esai, salah satunya buku seri Terampil Menulis Kreatif Bahasa Indonesia. Ia sering hadir dalam forum literasi dan seni, seperti Borobudur Writers & Cultural Festival (BWCF).

 

 

 

Prof. Pratiwi Retnaningdyah, Ph.D.

ANGGOTA DEWAN PEMBINA

Pratiwi Retnaningdyah adalah Guru Besar di Bidang Kajian Sastra dan Budaya di Prodi S-1 Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya. Tiwik, begitu panggilannya, menyelesaikan Pendidikan S-1 di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, IKIP Surabaya (sekarang Unesa) pada tahun 1990. Pendidikan S-2 ditempuhnya di Program Pengkajian Amerika, UGM, lulus pada tahun 1996, dan S-2 yang kedua di program MA in Literature, Texas State University, San Marcos, USA, lulus pada tahun 2004, melalui beasiswa Fulbright. Tiwik memeroleh beasiswa Melbourne International Research Scholarship untuk menempuh S-3 di bidang Cultural Studies di The University of Melbourne, Australia, dan lulus pada tahun 2016. Disertasinya mengangkat praktik literasi para pekerja migran Indonesia di Hong Kong yang berkecimpung di dunia kepenulisan dan praktik literasi digital.

Tiwik aktif menjadi fasilitator program-program literasi sekolah dan komunitas yang dikembangkan oleh Kemdikbud. Selain itu, Tiwik juga banyak terlibat di program-program penelitian dan pengabdian yang berfokus pada literasi di sekolah, komunitas, dan keluarga di bawah koordinasi Pusat Literasi Universitas Negeri Surabaya. Keterlibatan lain di bidang literasi adalah sebagai pengurus Indonesian Extensive Reading Association yang aktif memfasilitasi para pendidik untuk mengembangkan program Membaca Ekstensif di sekolah dan perguruan tinggi. Minat penelitian Tiwik saat ini adalah New Literacy Studies yang melihat literasi sebagai sebagai praktik sosial dan bisa ditelaah dengan kajian-kajian kritis seperti gender, poskolonial, dan ecocriticism.

 

Dr. Yasep Setiakarnawijaya

ANGGOTA DEWAN PEMBINA
Yasep Setiakarnawijaya saat ini menjabat sebagai Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Jakarta (UNJ), namun kiprahnya jauh melampaui urusan administratif. Ia dikenal sebagai sosok yang aktif membangun ekosistem literasi di lingkungan kampus, menjadikan dunia akademik bukan sekadar ruang belajar, tetapi medan dialog, refleksi, dan pemberdayaan. Dengan latar belakang pendidikan di bidang kesehatan dan pengalaman lebih dari dua dekade, beliau dikenal sebagai sosok yang konsisten dalam mengembangkan riset, pendidikan, dan pengabdian masyarakat yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup melalui aktivitas fisik dan olahraga.
Sebagai dosen tetap di Fakultas Ilmu Keolahragaan UNJ sejak tahun 2001, Yasep telah membimbing banyak mahasiswa dan terlibat aktif dalam pengembangan kurikulum serta laboratorium kesehatan olahraga. Ia menjabat sebagai Ketua Program Studi Ilmu Keolahragaan sejak 2019 dan sebelumnya pernah menjadi Kepala Laboratorium Kesehatan Olahraga serta Sekretaris Program Studi Pendidikan Kepelatihan. Peran-peran ini menunjukkan komitmennya terhadap tata kelola akademik dan penguatan mutu pendidikan di bidang keolahragaan.
Sebagai akademisi di bidang kesehatan olahraga, Yasep tidak hanya menulis untuk jurnal ilmiah, tetapi juga mendorong mahasiswa dan sivitas akademika untuk menjadikan literasi sebagai alat transformasi sosial. Ia kerap mengintegrasikan isu-isu aktual—seperti etika digital, kesehatan mental, dan budaya populer—ke dalam kegiatan literasi kampus, baik melalui seminar, diskusi publik, maupun kampanye edukatif.
Dalam dunia penelitian, Yasep aktif menulis dan mempublikasikan karya ilmiah yang membahas berbagai aspek kesehatan olahraga, seperti pengaruh latihan terhadap kapasitas aerobik atlet, hubungan antara faktor fisik dan psikologis dalam performa olahraga, serta pengembangan model latihan untuk pemula. Publikasinya banyak dijadikan rujukan oleh akademisi dan praktisi olahraga, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Selain itu, beliau juga pernah menjabat sebagai Koordinator Pusat Penelitian Sains Teknologi dan Vokasi UNJ, yang menunjukkan keterlibatannya dalam riset lintas disiplin dan pengembangan inovasi berbasis kebutuhan masyarakat. Dengan pendekatan yang integratif dan berbasis bukti, Yasep terus mendorong pemanfaatan ilmu keolahragaan untuk mendukung gaya hidup sehat dan produktif di kalangan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.

 

 

 

Hikmat  Kurnia

ANGGOTA DEWAN PEMBINA

Hikmat Kurnia adalah Pendiri dan CEO Kelompok Penerbit  Agromedia, yakni sebuah kelompok usaha penerbit buku di Indonesia. Lelaki yang lahir di Bandung 23 September ini   adalah seorang pekerja perbukuan dan entrepreneur lulusan Ilmu Sejarah Universitas Padjajdaran Bandung. Dalam aktivitas keorganisasi, Hikmat Kurnia menjadi Ketua IKAPI DKI Jakarta periode 2016-2026 dan Ketua Ikatan Alumni Unpad periode 2016-2022.

Pada tanggal 1 April 2001,  Hikmat Kurnia mendirikan penerbit pertamanya, yaitu Agromedia Pustaka dengan mempekerjakan seorang office boy dan kini memiliki 1.000 lebih karyawan.  Hingga kini, usaha penerbitan yang didirikannya telah berkembang dan memiliki puluhan anak perusahaan penerbit buku yang memiliki fokus penerbitan masing-masing. Penerbit GagasMedia, Bukune, MediaKita, Transmedia Pustaka, Gradien Mediatama, Kawan Pustaka, C-Media, Wahyu Media, Qultum Media, Kawah Media,  dan lain-lain adalah penerbit dan distributor yang bergabung dalam Kelompok Agromedia. 

Hikmat Kurnia aktif menjadi pembicara dalam acara perbukuan, juga menggaungkan pentingnya literasi kepada publik dan peningkatan kualitas sumber daya manusia perbukuan.   Dia juga memperjuangkan antisipasi pembajakan dan penghapusan pajak pada buku agar buku tidak mahal. 

Sebagai pekerja perbukuan, Hikmat Kurnia menilai buku bukanlah sebuah produk yang layak dikenai pajak. Sebagai sarana ilmu pengetahuan, buku harusnya menjadi barang yang mudah diakses dengan mudah oleh setiap lapisan masyarakat. Jika akses terhadap buku mudah, maka setiap warga bangsa ini akan melek literasi, dan di sinilah titik tolak kemajuan bangsa bisa dioptimalisasi.

Blog

 

Kurnia Effendi

ANGGOTA DEWAN PEMBINA

Kurnia Effendi lahir di Tegal, 20 Oktober 1960. Menulis cerpen dan puisi di media massa sejak 1978. Telah menerbitkan 25 buku tunggal aneka genre (puisi, cerpen, esai, novel, dan biografi tokoh). Debut penulisan skenario pertunjukan teater berjudul “Ariyah dari Jembatan Ancol” dipentaskan oleh Titimangsa di Teater Jakarta, TIM pada 26-28 Juli 2023. Pada 2024, ia mendapatkan penghargaan 40 tahun berkarya sastra dari Kemendikbudristek. Buku kumpulan cerpen Kincir Api masuk daftar pendek Khatulistiwa Literary Award 2006. Kumpulan cerpen Anak Arloji meraih penghargaan sastra Badan Bahasa 2013. Kumpulan puisi Mencari Raden Saleh menerima anugerah pustaka terbaik dari Perpustakaan Nasional 2019. Selain menulis, Kurnia juga menjadi pembicara diskusi budaya, mentor penulisan kreatif, penyunting lepas sejumlah penerbit, juri lomba sastra, dan kurator festival sastra. Almunus FSRD ITB yang pernah 19 tahun bekerja di perusahaan otomotif ini tinggal di Jakarta, bergiat di berbagai tempat.

 

 

Sofie Dewayani, Ph.D

KETUA DEWAN PENGAWAS

Sofie Dewayani adalah seorang penulis dan pakar literasi asal Indonesia yang karyanya mencakup buku anak-anak, artikel penelitian, monograf untuk guru, dan buku teks siswa. Ia meraih gelar master dan doktor dalam bidang Kurikulum dan Pengajaran, dengan spesialisasi dalam Bahasa dan Literasi, dari Universitas Illinois di Urbana-Champaign, Amerika Serikat. Ia sangat antusias dalam menulis buku untuk pembaca pemula dan berkomitmen penuh untuk memastikan anak-anak di seluruh Indonesia memiliki akses ke bahan bacaan berkualitas yang dapat mereka nikmati dan pahami. Sebagai salah satu pendiri Litara Foundation, ia fokus pada penerbitan buku bergambar untuk anak-anak dan mendukung pengembangan literasi di sekolah. Didirikan pada tahun 2014, Litara mengumpulkan penulis dan ilustrator yang berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sastra anak-anak Indonesia dan mempromosikan warisan budaya Indonesia melalui konten anak-anak.

 

 

Faiz Ahsoul

ANGGOTA DEWAN PENGAWAS

Faiz Ahsoul kelahiran Cirebon, menetap di Bantul, D.I. Yogyakarta. Sejak tahun 2000 telah terlibat sebagai fasilitator pendidikan popular untuk berbagai komunitas serta periset dengan isu-isu gerakan sosial, lingkungan, seni, dan budaya. Beberapa judul buku terbitan Akademi Kebudayaan Yogyakarta, InsistPress, Qolam, Qonita, Mizan, Alenia, Jagadmedia, Indonesia Buku, Radio Buku dan lainnya pernah dibidaninya. Selain juga terlibat sebagai penulis pada beberapa buku antologi bersama. Buku “Daftar Hitam Dendam” (2018), merupakan karya tunggal dari kompilasi tulisan-tulisannya yang sudah terbit pada zine dan media-media indie. 

 

 

Wien Muldian

KETUA UMUM

Wien Muldian adalah seorang tokoh literasi, pustakawan, dan pegiat budaya baca Indonesia yang dikenal aktif mengembangkan gerakan literasi nasional, mendirikan perpustakaan komunitas “Baca Di Tebet”, serta memegang berbagai posisi penting di organisasi literasi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Perpustakaan Jakarta dan kini Presiden Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia (ISIPII). 

Instagram

 

 

Billy Antoro, M.Pd.

SEKRETARIS

Billy Antoro mengawal Gerakan Literasi Sekolah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2015-2022) dan Pelaksana Harian Gerakan Literasi Nasional (2016-2018). Sejak 2009—2022 meliput dan menulis media publikasi (laman, majalah, newsletter) internal di Sekretariat Ditjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen Kemendikbudristek. Menulis sejumlah buku tentang literasi seperti Gerakan Literasi Sekolah, Dari Pucuk Hingga Akar; Sebuah Refleksi (2017), Seri Manual GLS: Mengembangkan Jaringan dan Kolaborasi Literasi (2018), Modul Literasi Baca-Tulis di Sekolah (2019), Cahaya di Ufuk Timur, Perjalanan Transformasi Program Sekolah Penggerak Angkatan Kesatu tahun Pertama (2023), Semburat Jingga di Ufuk Barat: Praktik Inspiratif Pelaksanaan Program Sekolah Penggerak Kerja Sama UPT, Pemda, dan Satuan Pendidikan (2024), dan sejumlah buku antologi lainnya.

Pada 2023—2024 ia menjadi konsultan literasi di Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek. Ia juga bergiat di organisasi Forum Lingkar Pena sejak 2002. Billy meraih gelar master di Program Studi Pendidikan Bahasa Universitas Negeri Jakarta.

Laman

 

 

 

Ariful Amir

BENDAHARA

Ariful Amir dengan nama panggilan “Ari” sebagai seorang aktivis di beberapa organisasi masyarakat sipil. Sejak tahun 2020 mulai menekuni seni digital.

 

 

 

Dr. Yona Primadesi, S.Sos., M.Hum.

KETUA BIDANG PROGRAM

Yona Primadesi adalah seorang akademisi, penulis, dan penggiat literasi asal Sumatera Barat yang aktif dalam dunia pendidikan dan sastra di Indonesia. Beliau merupakan staf pengajar di Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang. Yona dikenal sebagai penulis esai dan puisi yang produktif. Bersama rekannya, ia mendirikan Penerbit Gorga, sebuah penerbitan independen yang berbasis di Yogyakarta. Pada tahun 2025, ia terlibat aktif dalam berbagai ajang sastra nasional, termasuk menjadi juri di Festival Sastra Yogyakarta 2025. Buku terbarunya berjudul SAKSISAKSI (2025). 

 

 

Aris Munandar

ANGGOTA BIDANG PROGRAM

Aris Munandar adalah founder Penerbit Matahari Pagi, pegiat literasi, dan aktif sebagai pengurus di Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) (2020-2030). Ia sering tampil sebagai narasumber, fasilitator, dan terlibat aktif dalam pengembangan literasi melalui TBM. Ia merupakan CEO Matahari Pagi Publishing.

 

 

Vudu Abdul Rahman, M.Pd.

ANGGOTA BIDANG PROGRAM

Vudu Abdul Rahman lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, 7 Juni 1983. Alumni Sekolah Pascasarjana, Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Pendidikan Indonesia. Selain pendidik, ia juga seorang penulis dan pemusik. Jejak kekaryaannya: Shelter of the Sky (Documentary Graphic, 2016), Sepucuk Surat dari Sunyi (Kumpulan Esai, 2017), Satu Frekuensi (Kumpulan Lirik, 2017), Kota Tujuh Stanza (Novel, 2017), Tatalu (Naskah Film, 2017), Ode Negeri Literat (Original Soundtrack, 2020), Anak Panah (Naskah Film dan Original Soundtrack, 2021), dan Sebait Sutasoma (Lirik, 2022).

 

 

Roosie Setiawan

ANGGOTA BIDANG PROGRAM 

Roosie Setiawan adalah seorang pakar, penulis, dan pegiat literasi yang dikenal sebagai pelopor metode Membaca Nyaring (Read Aloud) di Indonesia. Ia mendirikan komunitas Reading Bugs tahun 2007 dan penasihat Read Aloud Indonesia, sebuah komunitas yang telah berkembang hingga ke lebih dari 60 daerah di Indonesia. Ia turut  menerjemahkan buku legendaris karya Jim Trelease, “The Read-Aloud Handbook” ke dalam bahasa Indonesia untuk membantu orang tua memahami pentingnya membaca nyaring. Ia juga menulis buku panduan berjudul “Membaca Nyaring”. Ia aktif menjadi narasumber utama dalam berbagai Bimbingan Teknis (Bimtek) serta program Train of Trainer (ToT) untuk melahirkan lebih banyak penggerak literasi di seluruh provinsi Indonesia.

 

 

Farinia Fianto, M.A

KETUA BIDANG KERJA SAMA & KEMITRAAN

Farinia Fianto meraih gelar Sarjana Sastra di Fakultas Sastra Universitas Indonesia atau yang sekarang dikenal dengan FIB UI dan menamatkan S2 di Universitas Leiden. Selama dua dekade bekerja di sebuah lembaga nirlaba yang bergerak pada isu multikulturalisme, toleransi, gender, dan pendidikan terutama literasi dan numerasi. Ia pernah mengikuti sejumlah program pertukaran aktivis dan pelatihan di sejumlah negara seperti Australia, Amerika Serikat, Lebanon, dan Afrika Selatan. Saat ini, ia fokus memgembangkan dan mendalami literasi dan numerasi dalam sejumlah kegiatan seperti menulis artikel dan buku serta memberikan pelatihan kepada komunitas.

 

 

Farli Elnumeri, M.Hum.

ANGGOTA BIDANG KERJA SAMA & KEMITRAAN

Farli El Numeri merupakan lulusan Program Studi Ilmu Perpustakaan S-1 dan S-2 Universitas Indonesia. Peminatannya pada bidang kepustakawanan dan tata Kelola informasi di bidang hukum.

Pada 2004, Farli bergabung dengan PSHK dan berperan besar dalam pembangunan Perpustakaan Hukum Daniel S. Lev yang kini menjadi salah satu perpustakaan hukum yang diandalkan para akademisi dan juga praktisi hukum. Keseharian Farli dipenuhi dengan giat menjadikan Perpustakaan Daniel S. Lev sebagai pusat dokumentasi hukum di Indonesia—mulai dari kebijakan dokumentasi hukum hingga aspek penerapannya; mulai dari diskusi yang berkaitan dengan hukum hingga pelatihan-pelatihan dan menerbitkan modul atau buku-buku yang berkaitan dengan hukum serta mengembangkan tesaurus hukum. Kini, ia mempunyai peran penting dalam YSHK, yaitu Manajer Konwlodge Center. Maka itu, kini, ia mengelola pengetahuan yang ada di YSHK, mulai dari pengelolaan arsip, repositori lembaga, sampai pendokumentasian produk dan pengetahuan yang diterbitkan YSHK, termasuk secara personal.

Farli juga aktif dalam pengembangan organisasi kepustakawanan.  Ia pernah menjabat sebagai Presiden Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia (ISIPII) 2012—2024. Ia aktif juga sebagai Ketua Dewan Pengawas Forum Perpustakaan Khusus Indonesia periode 2022 – 2025. Ia juga aktif mendorong penguatan Asosiasi Profesional Informasi Hukum Indonesia (APIHI) dan menjadi Perpustakaan Hukum Daniel S Lev sebagai sekretariat Asosiasi ini.

Dalam Gerakan Pramuka, Farli sempat duduk sebagai Pengurus Kwarnas. Tak tanggung-tanggung, ia pun pernah menjadi Ketua Dewan Kerja Nasional Pramuka tahun 2002—2003. Tahun 2019 hingga kini sebagai Kepala Puslitbang Kwarda Gerakan Pramuka DKI Jakarta. Tahun 2024 sampai saat ini juga menjadi Wakil Kepala Puslitbang Kwarnas Gerakan Pramuka. Ia pernah juga menjadi Sekretaris Umum Pengurus Pusat Hipprada sejak tahun 2016 – 2025.

 

 

Kiswanti Eko

ANGGOTA BIDANG KERJA SAMA & KEMITRAAN

Kiswanti lahir di Yogyakarta pada 4 Desember 1967. Ia merupakan pendiri dan pengelola Taman Baca Warabal yang telah berdiri sejak tahun 1997. Selain aktif mengelola taman baca, Kiswanti juga terlibat sebagai pengurus Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Nasional pada periode 2010–2020.

Sebagai pegiat literasi, Kiswanti telah menulis beberapa karya, di antaranya buku Cinta yang Terpelihara dan Pengasuhan Literasi. Ia juga sering menjadi narasumber dan pembicara dalam berbagai kegiatan literasi di berbagai daerah.

Atas dedikasi dan kiprahnya di dunia pendidikan dan literasi, Kiswanti telah menerima berbagai penghargaan, antara lain:
– Nugra Jasa Pustaka Loka dari Perpustakaan Nasional RI
– Apresiasi Peduli Pendidikan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
– Kartini Award bidang Sosial dan Pendidikan dari Ibu Ani Bambang Yudhoyono
– Pertamina Award kategori Bidang Pendidikan

Kiswanti merupakan lulusan SD Negeri Kepuh, Yogyakarta (1980). Kiprahnya dalam dunia literasi telah menarik perhatian banyak pihak dan diliput oleh berbagai media, baik nasional maupun internasional, seperti VOA dan CNN.

 

 

Andari Karina Anom, M.A.

KETUA BIDANG KOMUNIKASI & PUBLIKASI

Andari Karina Anom telah meniti perjalanan panjang di dunia literasi. Dari ruang redaksi, ruang kelas, hingga ruang publik, Setelah enam belas tahun berkarier sebagai wartawan Majalah TEMPO, ia kini mengajar di Program Komunikasi, Binus University International. Lulusan FISIP Universitas Indonesia ini melanjutkan studinya ke Goldsmiths, University of London, melalui beasiswa British Chevening, dan menempuh pendidikan doktor di Program Komunikasi UI.

Ia aktif melatih jurnalis, akademisi, dan publik dalam bidang literasi media dan cek fakta. Ia juga telah menerbitkan sejumlah buku, baik secara individu maupun kolaboratif, di antaranya Periksa Fakta Melawan Infodemi (AJI & Google News Initiative, 2021), Kita Bukan Sekadar Angka: Puan Indonesia Menulis Pandemi (CISDI, 2021), dan Selfie: Potret Dua Sahabat dan Cerita-cerita Ngawur Lainnya (Gramedia Pustaka Utama, 2014).

 

 

Heri Maja Kelana

ANGGOTA BIDANG KOMUNIKASI & PUBLIKASI

Heri Maja Kelana(Heri Djuhaeri ) menulis berupa puisi, esei, resensi film dipublikasikan di media lokal maupun nasional di antaranya, Pikiran Rakyat, Bali Post, Lampung Post, Republika, Media Indonesia, Kompas, Seputar Indonesia, Radar Banten, Priangan, Majalah Esastra Malaysia, Majalah Bahana Brunei, Majalah Sastra Pawon, Jurnal Deras, Rurnal Rakata, Majalah Sastra Horison, dll. Serta tergabung dalam Antologi Puisi seperti Kutaraja Banda Aceh, Tanah Pilih (Temu Sastrawan 1), Pedas Lada Pasir Kuarsa (Temu Sastrawan 2), Tangga Menuju Langit (MPU 3), Antologi Puisi Pertemuan Penyair Nusantara 3 Malaysia, Wajah Deportan, Antologi puisi Menulis Puisi Kembali MSB, Antologi puisi di Kamar Mandi (penulis muda Jawa Barat) Antologi Disbudpar Jawa Barat, Akulah Musi (Pertemuan Penyair Nusantara 5), dll. Aktivitas sekarang mengelola Homeschooling dan Rumah Baca Taman Sekar Bandung, Pengurus Pusat Forum TBM periode 2025-2030 bidang Informasi dan Komunikasi. Sekarang tinggal di Bandung.

 

 

Wahyuningrat, LL.M.

ANGGOTA BIDANG KOMUNIKASI & PUBLIKASI

Wahyuningrat bekerja sebagai konsultan komunikasi selama 22 tahun di Agency Public Relations Multinasional dan Nasional, banyak terlibat di berbagai projek kampanye publik untuk korporasi dan pemerintahan. Sebelumnya berprofesi sebagai jurnalis televisi berita. Penulis Novel “Negeri Van Oranje” (Bentang Pustaka, 2009) yang kemudian difilmkan dengan judul yang sama. Saat ini aktif sebagai staf di MMD Initiative dan mengelola podcast Mahfud MD Official dan Terus Terang Media. Ia juga kerap melakukan penelitian dan penulisan di bidang komunikasi, media massa, dan kebijakan publik.

 

Ade Andrini

ANGGOTA BIDANG KOMUNIKASI & PUBLIKASI

Ade Andrini adalah penyanyi, penulis lagu, MC, aktris dan bintang iklan dengan karier panjang di dunia hiburan Indonesia. Ia memulai sebagai finalis Cover Girl majalah Aneka Yes! (1995) dan kemudian merambah dunia akting dengan membintangi beberapa sinetron . Pada tahun 2006, ia merilis album perdananya Waiting For Tomorrow dan tetap aktif sebagai penyanyi serta manajer artis. Selain musik, Ade dikenal sebagai MC untuk berbagai acara dan aktif dalam corporate public relations di bidang kecantikan.

Leave a Comment